Rasa yang tak berNama

  



Rabbiy shalliy ala Muhammad, Rabbiy shalliy alaihi wasalim 
Laa haula wala quwwata Illa billah 
Senandung rindu yang entah datang dari sumber yang mana lagi,
kali ini sungguh berbeda, seperti tak mampu lagi di satukan dengan sebuah nama dan alasan,
hentakan alarm dari rasa kecewa kemaren belum lah pergi, walau angin kasih selalu menyapa,. yang biasa tidaklah kembali hadir ,karena sudah terlalu muak menyapa dan mengusir, ini sungguh lain sungguh sangat lain dari yang menghampiri hati sebelumnya,

selena kembali membuka matanya : dia paham betul bahwa kata-kata barusan hanyalah trsampaikan dalam batinnya saja, jam tangan kecil,tapi cukup mewah masih menjadi teman setia yang pertama kali dia lihat usai dia menyelesaikan mimpinya di didalam tidurnya malam ini. yah kali ini dia masih menyimpan dengan Indah dan Rapi mimpi -mimpi nya yang indah dengan Justin di masa depanNya,. walau dia sadar ini semua hanya privasi dia dan batinnya.tapi mimpi indah itu takan pernah memudar apalagi sirna dari fikiran dan lukisan cinta yang hanya selalu tersimpan dalam kotak yang terbungkus oleh hati.
terbayang masa- masa liburan yang tidak begitu lama apabila hendak di kenang, selang melihat realita bahwa justin memutuskan untuk hidup bersama hena, selena sempat memutuskan untuk berlibur di dubai dan sekitarnya untuk mengunjungi masjid terbesar nomor 3 di dunia,yang terletak di Abu dhabi.
disana ia hanya fokus untuk melatih mental dan dirinya untuk lebih bersyukur dan memaafkan dirinya sendiri.
 2 bulan bukanlah waktu yang lama pabila di hitung melalui minggu ke minggu,
kini ia kembali ke solo, dimana iya di lahirkan dan di besarkan, selama 18 tahun, iya hidup bersama nyokap bokapnya yang di bilang cukup sederhana namun juga, sedikit renggang, karena Ibu selena lebih terbiasa dinas di luar daerah, sedang bokap selena lebih aktif di kegiatan islami,daerah, karena sudah sejak lama bokap selena mengikuti dan berkiprah di organisasi nadhatul Ulama.
tapi sekalipun bokapnya kental dalam Islami, tapi selena lebih mirip Ibunya, Ia tidak begitu mendalami agama, tetapi kalau membaca Alqur'an  itu cukup menjadi agenda pilihan dan favorit di setiap malam minggu..
Perlahan ia (selena) mendekati sebuah puisi yang selalu iya simpan di blogger pribadinya. yang dulu pernah iya buat untuk kisah cintanya yang sudah berjalan 4 tahun tanpa kepastian kedalam jenjang pernikahan atau kandas di tengah jalan. 

 ku berjalan di setiap bait nafas dalam gelap dan juga malam,berdua bersamamu
 selalu tanpa penjelasan tentang apa yang terjadi di antara  moment hidup ini.
yang ku tahu kau selalu dan ku selalu dan kita saling menginspirasi,.
karena tak ada yang mampu ku katakan pada hidup dan nyawaku. kecuali semuanya tentangmu.
sangat dekat, terlalu dekat, bahkan tentang dan dirimu telah merasuk ke dalam akal dan hati ini.

oh my idol,you really like my little brother, but your also a reason why i smile.
why I can show to world if i m normally girl.
 me always receive whatever you do to me.
 but im a human and the singer girl, i should be doing what should i do without playing real feeling,.
 i know you didn't like,. but always and should i do. cause this is mine,this is my life.
doesnt mean using your body to only playing.youre really different justin,
but i dont have reason to explain more to you.

 but its fine in the time and on time you will leave me alone. I know that.
but you should be know one thing, if i,not really bad like you thinking about me.since that moment.
 " stuck in the moment" i really like this song baby. i love you so much.but the heart want what it want. but i hope you feel me,every your playing love with anybody or anyone who already your choice..and will your choice also in your future,may be.

kini semua yang telah dia catat dan khawatirkan telah benar menjadi nyata,tapi tidak ada yang perlu di permasalahkan lagi,kini selena sudah belajar mengikhlaskan dengan realistis.





























Komentar

Postingan populer dari blog ini

YA RAQIB YA MUJIB